Mengapa Khawarij Diperangi Pemerintah?

Kebalikan orang syi’ah, khawarij justru muncul ketika ada segolongan orang yang memberontak Ali. Mereka menuduh Ali telah menyalahi hukum Allah hanya karena Ali mengutus juru damai dalam mengambil keputusan. Sebenarnya, pada zaman Rasul, sudah ada orang sejenis ini. Ia (sok) menasihati Rasul untuk bertakwa kepada Allah untuk berbuat adil karena ia merasa Rasul tidak berbuat adil saat itu. ^^ Nah, pada zaman Ali, Ali dikatakan oleh mereka tidak lagi menggunakan hukum Allah. Namun, mereka tetap muslim, bahkan ahli ibadah. Tapi kenapa masih muslim dan ahli ibadah kok diperangi oleh pemerintah Ali? Seperti yang pernah dikatakan Ali kepada mereka,

“Kalian memiliki tiga hak atas kami: kami tidak melarang kalian untuk masuk ke dalam masjid-masjid, tidak juga menahan kalian untuk mendapatkan rizki berupa rampasan perang (fai’), dan kami tidak akan memulai untuk memerangi kalian selama kalian tidak melakukan kerusakan.”

(Kutipan ini saya ambil dari http://almanhaj.or.id/content/3204/slash/0/6e-munculnya-kaum-khawarij/ Di sana ada banyak sumber aslinya.)

Tentu saja mereka diperangi karena mereka memerangi lebih dahulu atau membuat kerusakan terlebih dahulu. Sebagian dari mereka telah kembali ke jalan yang benar karena mau menerima argumen dari Ibnu Abbas. Mereka diajak berdialog oleh Ibnu Abbas. Namun, sisanya malah berbuat kerusakan, bahkan ada yang sampai mereka bunuh dan mereka jujur mengakui sebagai pelaku pembunuhan tersebut. Karena itulah mereka diperangi oleh pemerintah Ali. Bahkan Rasulullah juga pernah memerintahkan untuk memerangi kaum khawarij tersebut dengan sebelumnya memberitahukan ciri-cirinya, salah satunya seperti berikut ini (ada juga keterangan dari nabi tentang kemunculan mereka saat perpecahan terjadi).

Dijelaskan dalam ash-Shahiihain, dari ‘Ali Radhiyallahu anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

سَيَخْرُجُ قَوْمٌ فِـي آخِرِ الزَّمَانِ، أَحْدَاثُ اْلأَسْنَانِ، سُفَهَاءُ اْلأَحْلاَمِ، يَقُولُونَ مِنْ خَيْرِ قَوْلِ الْبَرِيَّةِ، لاَ يُجَـاوِزُ إِيْمَانُهُمْ حَنَاجِرَهُمْ، يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّيْنِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ، فَأَيْنَمَا لَقِيتُمُوهُمْ فَاقْتُلُوهُمْ، فَإِنَّ فِي قَتْلِهِمْ أَجْرًا لِمَنْ قَتَلَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ.

‘Akan keluar satu kaum di akhir zaman, (mereka) adalah orang-orang yang masih muda, akal mereka bodoh, mereka berkata dengan sebaik-baiknya perkataan manusia, keimanan mereka tidak melewati kerongkongan, mereka keluar dari agama bagaikan anak panah yang keluar dari busurnya, di mana saja kalian menjumpai mereka, maka (perangilah) bunuhlah, karena sesungguhnya dalam memerangi mereka terdapat pahala di hari Kiamat bagi siapa saja yang membunuh mereka.’”

(Shahiih al-Bukhari (XII/283, al-Fat-h), dan Shahiih Muslim kitab az-Zakaah, bab at-Tahriidh ‘ala Qatlil Khawaarij (VII/169, Syarh an-Nawawi).)

Nah, khawarij yang masih muslim diperangi karena mereka berbuat kerusakan terlebih dahulu. Maka sangat wajar jika pemerintah Ali memerangi mereka karena mereka telah merusak keamanan dalam negara. Yah, bayangkan saja jika sekarang ada sekelompok orang yang asal saja berbuat kerusakan, siapa yang resah? Kita juga resah kan… Contohnya orang yang suka begal motor. Mereka merampas motor orang lain dengan cara kekerasan, bahkan mereka berani membunuh si pemilik sah motor tersebut. Siapa yang tidak resah? Ujung-ujungnya kita menginginkan aparat negara menindak preman-preman tersebut kan…

Nah, soal syiah houtsi (terbiasa menulis begini ^^) analoginya sama aja… Mereka telah membuat kerusakan terlebih dahulu di Yaman. Maka sangat wajar jika Presiden Yaman meminta tolong Saudi untuk memerangi suku Houtsi tersebut. Selengkapnya tentang berita konflik Yaman, bisa dibuka di sini. Tapi mereka kan masih muslim? Yakin? Kalaupun memang benar masih muslim, contoh di atas apa kurang cukup ya? Khawarij itu muslim dan ahli ibadah saja diperangi kok… Lagi pula, status aqidah mereka dipertanyakan jika mereka mengakui sebagai syiah Zaidiyyah karena Syiah Zaidiyyah yang asli tidak pernah berbuat kerusakan seperti itu… Itu mah sudah terpengaruh atau terdistorsi menjadi Itsna Asyariyyah. Buktinya, mereka bekerja sama dengan Iran (Syiah Itsna Asyariyyah). Mereka PD memberontak pemerintah Yaman walaupun minoritas kan karena punya dukungan dari Iran… ^^

Saya ingin mengutip bagian dari buku Teologi Ajaran Shi’ah Menurut Referensi Induknya yang ditulis oleh Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, beliau mengatakan,

“Jika Shi’ah tersebar ke negara-negara selain Iran, seperti Yaman, Bahrain atau lainnya, itu nukan berarti bahwa Shi’ah merupakan aliran yang diakui umat Islam dalam jumlah banyak. Shi’ah yang berada di negara-negara selain Iran itu adalah minoritas dan tidak menunjukkan identitasnya secara publik, sehingga tidak nampak berbeda dari Ahlussunnah wal Jama’ah. Umumnya Shi’ah selain Iran adalah Shi’ah Zaidiyyahyang mengakui kelebihan ‘Ali bin Abi Talib daripada Khalifah yang lain dan tidak sampai mengkultuskannya. Meskipun di beberapa negara kini terdapat orang-orang yang menganut ajaran Shi’ah namun nampak sekali pengaruh Shi’ah Ithna Ashariyyah yang menyebarkan sistim politik Wilayat al-Faqih atau Imamah ke luar Iran. Sehingga kini di Yaman yang dulu kebanyakan beraliran Shi’ah Zaidiyyah sudah berubah menjadi Imamiyyah. Demikian pula Shi’ah di Syiria yang dulu beraliran Nushairiyyah, kini telah bercampur dan bersatu dengan aliran Imamiyyah.”

(Khoirul Anwar al-Hafizh (penerjemah), Syi’ah Nushoiriyyah di Syria (Jakarta: FSQ Publishing, 2012), bab 3)

Seperti yang juga sudah saya tuliskan sebelumnya, syiah zaidiyyah tidak mungkin menyerang orang-orang sunni seperti yang diberitakan oleh Islampos. Saya yakin syiah Zaidiyyah di Yaman sudah berubah karena perilaku mereka telah meresahkan rakyat Yaman pada umumnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s