Keputusan yang Besar tentang Pertemanan

Bagiku, ini adalah keputusan yang besar. Aku telah mem-block akun facebook seseorang yang selama ini aku keluhkan.

Eits, jangan salah sangka dulu. Aku bukannya hendak memutuskan silaturahim. Silaturahim sesungguhnya bukanlah di dunia maya, tetapi justru di dunia nyata. Bismillaah… Setelah menimbang berkali-kali, aku putuskan untuk mem-block akun facebook-nya, tetapi aku akan tetap dengan happy dan tenang menyapanya ketika bertemu.

Pertimbanganku lainnya adalah toh selama ini kami tidak merasa saling membutuhkan satu sama lain di facebook. Jadi, buat apa kita friend-an? Dia gak suka dengan postinganku di facebook, aku juga gak suka melihat kicauannya yang penuh dengan keluhan karena kedengkiannya. Kita tidak saling membutuhkan di facebook, apalgi nge-tag2-an, udah gak pernah sama sekali. Waktunya kita bangun silaturahim cukup di dunia nyata tempat kita justru lebih efektif untuk bertemu.

Aku pun dengan begini selanjutnya menjadi lebih fokus dan tenang mengurusi urusanku sendiri tanpa terpengaruh ocehan orang lain. Tau gak sih, yang membuatku malas membaca kicauannya adalah dia terlihat sok suci karena aku tau betul watak aslinya dan aku sulit melupakan itu. Isi postingannya juga kebanyakan pamer dan berisi keluhan yang kontradiktif dengan perilaku buruknya kepadaku. Masalahnya, orang lain mah gak tau watak buruknya. Tapi sahabat yang paling ia hormati justru setuju denganku. Biarlah orang lain menyukainya. Biarlah orang lain gak perlu tau watak buruknya. Tapi aku yang ngerasain. Sakitnya tuh di sini, di hati. Ini sudah terlalu lama. Dan sudah terlalu lama pula dia membuat hidupku gak tenang. Karena aku wanita yang terlalu menghiraukan perasaan.

Jadi, bismillaah, aku sudah mem-block akun facebooknya dan hidupku menjadi lebih tenang. In syaa Allaah… Aku pun sudah minta petunjuk sama Allah yang terbaik, semoga ini yang terbaik. Kalau dia tau aku telah mem-block-nya, semoga dia sadar untuk minta maaf kepadaku dengan tulus. Dengan tulus ya…

In syaa Allaah ke depannya aku bisa lebih fokus. Aamiin…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s